Detik-detik UKMT

Detik-Detik UKMT

Sebuah Kebijakan dari birokrasi kampus haruslah kita taati, terkait dengan peraturan yang baru. Sebuah kebijakan dimana semua mahasiswa bukan lagi diharuskan melainkan diwajibkan untuk segera regristrasi ulang (pendaftaran) agar dapat mengikuti UKMT. Konsekuensinya jika melanggar peraturan tersebut yakni, "tidak diperkenankan untuk mengikuti UKMT".

Tak hanya administrasi yang harus dibayar, namun pakaian pun harus lengkap dan rapi. Tak ada hanphone yang ikut dibawa masuk nanti saat melaksanakan UKMT.

"Wah, kok makin ribet ya peraturan dari kampus, harus ada ini dan itu" ucap salah seorang mahasiswa yang tengah berdiri di bawah banner peraturan tata tertib UKMT.

"Iya tuh, padahal dulu nggak ada deh yang kayak gini-ginian" sahut temannya yang turut berdiri disamping kanannya.

Perakapan itu sedikit panjang. Mereka berdua langsung menuju ke kantin kampus untuk mendiskusikan bagaimana caranya mereka agar dapat mengikuti kegiatan UKMT.

"Bro, piye jal ngeneki (Bro, bagaimana sekarang ini."

"Embuh, aku dewe bingung iki (Entah, aku sendiri bingung ini)."

"Bagaimana kalau kita meminta keringanan (dispensasi), kita kan sudah semester 5, nah kita juga sudah terlanjur belum bayar sampai sekarang" ajaknya Bejo.

"Baik Jo, mari kita ke kantor nemui salah satu dosen" Untung merangkul pundak Bejo dan berjalan berdua menuju ke dalam kantor STITMA Tuban.

20 Menit Kemudian...

"Alhamdulillah Jo, kita dapat dispen sampai semester 6" ucap Untung.

"Iya Tung, mari kita kasih kabar baik kepada semua mahasiswa semester 5 yang belum bayar" ajaknya.

"Berangkat..."

Sebuah usaha, pasti akan membuahkan hasil. Dan hasil tidak akan pernah membohongi hasil kerja keras kita. Sejauh mana kita berusaha, maka hasil itulah yang akan kita dapatkan.

Belum ada komentar untuk "Detik-detik UKMT"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel