Pembukaan Diklat Standarisasi Qur'an

Pembukaan Diklat Standarisasi Qur'an
Reporter: Dhahrul Mustaqim
lpmstitmaTuban-Diklat Standarisasi Qur'an digelar di Aula lantai 3 Kampus STITMA Tuban. Dengan tujuan agar semua mahasiswa calon guru mengerti betapa pentingnya belajar baca tulis Qur'an. Sabtu (21/04/2018)

Sebagai seorang calon guru harus bisa baca tulis Qur'an, sebab itu akan memalukan seorang guru agama jika tidak bisa. Seperti halnya yang dikatakan Ketua STITMA, bahwasanya orang yang berada di lingkungan kampus harus mencintai Al-Qur'an.

"Saya menginginkan orang yang berada di lingkungan STITMA untuk mencintai Al-Qur'an" terangnya saat sambutan.

Diklat Standarisasi Qur'an ini menjadi tahap awal pembelajaran baca tulis Qur'an. Sebab tahun depan nanti ketika akan ujian skripsi, seluruh mahasiswa harus punya Syahadah.

"Saya memutuskan untuk ujian skripsi harus punya Syahadah" tambahnya.

Tak hanya itu, yang perlu di garisbawahi mahasiswa adalah, bahwasannya Ketua STITMA tidak akan bisa memaafkan dirinya jika mahasiswanya lulus sarjana tapi tidak bisa baca tulis Qur'an.

"Saya akan merasa berdosa dan tidak bisa memaafkan diri saya kalau telah bertanda tangan di ijazah, tetapi ada mahasiswa yang tidak bisa baca tulis Qur'an" pungkasnya. [Rul]

Belum ada komentar untuk "Pembukaan Diklat Standarisasi Qur'an"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel