Sebuah Harapan untuk Kampus STITMA


Karya: Adinda Tsaltsa Aura

Jujur saja, aku tak mau berharap apa-apa kepada siapapun kecuali Allah SWT. Hahaha. Yaa aku memang benar-benar tidak berharap apapun termasuk pada kampus STITMA. Aku hanya terus berusaha menerima kenyataan. Yang ada disini hanya sekedar saran untuk kampus tercinta. Kesan pertama yang ku dapat dari STITMA adalah ketidakdisiplinannya.

Aku adalah tipikal orang yang bisa dibilang lelet. Tapi disini, aku merasa aku bukan lagi orang terlelet dan paling tidak disiplin di dunia. Ospek yang kujalani di hari pertama saja sudah molornya minta ampun. Well, molor 1 jam itu sudah sangat mengecewakan apalagi lebih. Itu kesan pertama yang sangat kusayangkan menjadi realita kebiasaan di STITMA. Belum lagi selanjutnya saat aku mengikuti UKM di kampus. Setiap pertemuan selalu saja waktunya molor dari yang semula ditentukan. Hal ini membuatku yang sebenarnya sudah lelet menjadi dimanjakan dan aman-aman saja dengan situasi kampus macam ini.

Dari pengalaman ini, hal yang kuharapkan adalah peningkatan kedisiplinan dalam segala kegiatan di kampus. Entah saat pembelajaran maupun diskusi UKM. karena waktu adalah pedang kata bangsa Arab, maka jangan sampai kita terbunuh dengan pedang itu dan mati sia-sia.

Disamping kekecewaan itu, sebenarnya ada satu hal yang membuatku benar-benar tertarik dengan STITMA. Motto "Kampus Entrepreneur Religius" membuat ku sungguh terpana. Just for your information, meski aku kuliah di pendidikan dan bakal jadi guru seharusnya, aku tidak pernah bercita-cita jadi guru. Yang aku impikan adalah menjadi pengusaha muda. Yes, the young entrepreneur. Dan itu sesuai bukan dengan motto kampus STITMA? Maka dari itu aku cukup tertarik dengan kampus hijau ini. Tapi lagi-lagi yang kusayangkan terjadi, sampai detik ini aku belum menemukan perwujudan dari motto itu. Sama sekali belum. Kalau hanya seminar tentang kewirausahaan aku pernah mengikutinya saat UKM pramuka mengadakannya. Itupun saat aku belum jadi mahasiswa STITMA.

Harapanku lagi untuk STITMA, semoga saja sebentar lagi akan benar-benar ada dan terasa secara menyeluruh perwujudan dari motto "Kampus Entrepreneur" itu. Aku tunggu kampus ku mau berbenah. Karena aku yakin STITMA tidak seburuk yang dipikirkan banyak orang.

Tuban, 15 November 2018

Tentang Penulis
Adinda Tsaltsa Aura merupakan mahasiswa STITMA Tuban, yang saat ini semester dua dan menginjak semester tiga

Belum ada komentar untuk "Sebuah Harapan untuk Kampus STITMA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel