Menjelang Skripsi Mahasiswa Berburu Syahadah


Reporter: Nunuk Rahmawati

lpmmakhibra - Senin, 23 Desember 2019, merupakan hari yang mendebarkan bagi para mahasiswa Stitma Tuban. Pasalnya, Hari ini adalah hari ujian munaqosah atau ujian standarisasi baca tulis Al-Qur'an. Dimana mereka harus menghafal dan menulis bacan Al-Quran tanpa melihatnya.

Ujian ini diikuti oleh mahasiswa semester VII sesuai dengan jadwal masing-masing. Di mana ujian munaqosah ini dibagi menjadi 3 kloter. Kloter pertama dan kedua dilaksanakan pada tanggal 20-21 Desember 2019 dan dilanjutkan tadi pagi pada tanggal 23 Desember 2019.

Munaqosah atau ujian standarisasi baca tulis Al-Qur'an ini dilakukan sebelum ujian skripsi karena ini termasuk prasyarat untuk mengikuti ujian skripsi.

Munaqosah hari terakhir ini dilakukan di ruang perpustakaan kampus dan didampingi oleh dua dosen penguji, yaitu bapak M.  Fauzi dan Shofiyullahul Kahfi.

Diadakannya ujian standarisasi baca tulis Al-Qur'an ini merupakan upaya untuk mewujudkan visi kampus, yaitu kampus yang religius.

Tujuan dari ujian munaqosah ini sendiri adalah agar para mahasiswa mendapatkan syahadah Al-Qur'an.  Syahadat ini nantinya akan digunakan sebagai prasyarat untuk mengajar PAI di sekolah-sekolah tertentu. 

Program standarisasi Al-Qur'an ini sudah di mulai pada tahun 2018, yang diresmikan oleh ketua Stitma Tuban, bapak Akhmad Zaini. [Nuk/Fah]

Belum ada komentar untuk "Menjelang Skripsi Mahasiswa Berburu Syahadah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel