Rayuan di Tengah Layangan Pajak


Oleh: Uswah Faqoth

Keluhan demi keluh.an terdengar bersahutan
Antero istana hijau penuh akan decakan menyedihkan
Para rakyat terpasung dalam dinasti kehancuran
Begitu pajak dilayangkan tanpa belas kasihan
Tak hanya saya, Baginda
Bahkan rakyatmu yang berada pun merasa kecewa
Laut tengah mengirim ombak bergulung pertanda merana
Sawah pula merasa gelisah disapa cuaca yang tak mampu ditebak jalan fikirannya

Kami rakyat kecil, Baginda
Tak ubahnya bayi yang mengharapkan permen dari ibunya
Kami takkan mampu menatap wajah sendu juga raut lelah mengguyur wajah ayah bunda
Yang dapat kami perbuat hanya berdo'a sembari berusaha tak tertinggal pula pasrah
Namun lagi dan lagi kau mencekik kami, Baginda
Tenggat waktu yang kau ulurkan begitu hebat tuk merangkai duka
Tak adakah belas kasih di lubuk hatimu, Baginda?
Meski hanya sesamar semut hitam yang tengah berjalan di atas batu di tengah gelap gulita?
Tak pernahkah kau berada di posisi kami, Baginda?
Tertekan kala pengumuman pajak kembali membelai telinga?

Kami tau, Baginda
Terlihat niat terselubung dalam setiap titah
Agar kami tak menjadi rakyatmu yang dibebankan kala perang hendak tiba
Namun kami merasa terjerat dalam lilitan biaya
Tak adakah jalan lain untuk kami keluar dan bebas dari cengkramannya?
Tenanglah wahai, Baginda
Kami akan penuhi segala titah juga perintah
kala laut tak lagi merana
Kala sawah tak lagi gelisah
Bila tidak ada penurunan dalam rencana
Setidaknya batas waktu jangan dipenggal sedemikian rupa



*Puisi ini dibuat bukan hanya untuk mengeluh namun juga untuk merayu. Dengan harapan apa yang kami beratkam sedikit diringankan.


Tentang Penulis:
Uswatun Faqoth atau Uswatun Khasanah adalah seorang mahasiswa STITMA Tuban prodi PAI semester 3 yang sebentar lagi menjadi semester 4 berdomisili di Palang, yang sekarang aktif dalam UKM LPM Makhibra.

Kirim tulisan:
Kirim tulisanmu agar dipostingnya di website resmi LPM Makhdum Ibrohim, dengan cara mengirim lewat e-mail: lpmstitmatuban12@gmail.com, atau datang langsung ke basecamp UKM LPM.

Belum ada komentar untuk "Rayuan di Tengah Layangan Pajak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel