Penjual Ikan Asap, Berjuang Menghadapi Nasib di Masa Pandemi


lpmmakhibra.com—Di masa pandemi saat ini, banyak orang yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhannya. Terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) pun menjadi momok yang menakutkan bagi pekerja.  Selain itu, para pedagang juga mengeluhkan tidak stabilnya pasar karena dampak dari wabah virus covid-19, Minggu, (30/05/2021).

Hal ini dialami oleh salah satu pedagang ikan asap di sekitar alun-alun Tuban. Bu Wati, ibu dari dua anak ini pun membenarkan hal tersebut. Beliau mengatakan bahwa di awal virus covid-19 ini mewabah di kabupaten Tuban, ekonomi keluarganya sempat memburuk. Pasalnya pendapatkannya terus menurun karena tidak jualan lagi, menunggu keadaan sedikit membaik atau new normal, sehingga beliau memutuskan berjualan kembali, tepatnya dua bulan lalu sebelum Ramadan.

Sebelum virus covid-19 ini mewabah, pendapatan yang diperoleh bisa mencapai tujuh juta per harinya. Namun, karena dampak covid-19 ini mengalami penurunan drastis menjadi satu juta per harinya. Selain Sabtu dan Minggu, bu Wati juga menjual ikan asapnya di Plaza Ikan Tuban.

Bu Wati menjual ikan asapnya sejak pagi hingga malam. Beliau mengakui bahwa penjualannya sepi, dan tak seramai dulu. 

"Kalau sehari mendapat lima ratus ribu aja udah syukur-syukur, Mbak. Apalagi kebutuhan juga semakin bertambah, terutama untuk anak-anak sekolah. Cari uang di saat kayak gini itu susah," tuturnya. 

Sebelum covid-19 mewabah, bu Wati mengaku ikan asapnya bisa terjual lima sampai enam bak, sedangkan di masa pandemi seperti saat ini hanya terjual dua sampai tiga bak saja. Kalau dihitung-hitung ternyata menurun drastis.

"Tiga bak saja tidak habis sampai dibuang, ikannya hanya bertahan selama dua hari saja. Mau gimana lagi soalnya sudah busuk tidak layak dimakan," keluhnya.

Bu Wati mendapatkan ikan yang dijualnya dari salah satui agen ikan di Kingking, kemudian di asap sendiri. 

Beliau juga bersyukur karena tidak pernah diusir oleh Satpol PP, hanya saja ditegur kalau tidak memakai masker. 

"Satpol PP-nya baik-baik, Mbak.  Alhamdulillah, tidak pernah sampai diusir," ujarnya.

Harapan Wati sama seperti kita, berharap semoga wabah covid-19 segera berakhir, dan bisa normal kembali seperti semula. 

Reporter: Alin/Malfa/Rera
Editor: Uswatun Kasanah

Belum ada komentar untuk "Penjual Ikan Asap, Berjuang Menghadapi Nasib di Masa Pandemi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel