Breaking News

Ilmu Tak Pernah Terlambat


Tak perlu malu bila langkahmu terlambat;
di jalan ilmu yang tak pernah meminta kecepatan.
Setiap nafas yang diambil
adalah doa yang rukun dalam kesabaran.

Aku, yang kadang tertinggal di kerumunan,
tak berarti tak punya harapan.

Dengan menata niat sambil menguatkan tekad,
kumulai lembaran baru dalam suasana yang bagiku mungkin sendu.
Dengan hati yang tetap ingin belajar,
mereka bilang, "Kenapa tidak mulai dulu?"
Aku jawab, "Karena aku belum siap."
Tapi sekarang, aku siap sepenuhnya,
karena aku tahu ilmu tak pernah menolak.
Untuk diri yang tetap bertahan, mari kita rayakan:
rasa malu yang kuubah jadi semangat,
ketakutan yang kubawa jadi pelukan,
keraguan yang seringkali mematahkan
namun doa ibu selalu jadi benteng terdepan.
Tak ada ilmu yang terlambat.

Dan aku, hari ini,
sudah memilih menyelami ragu itu.
Terima kasih untuk diri yang masih ada,
terima kasih untuk semangat yang tetap berkobar.
Kelak ilmu menjadi cahaya yang tak pernah padam.

Di tepian aku baru memijak,
masih membacakan deret yang belum berakhir. 
Tapi aku tahu, ini bukan tentang lomba melainkan tentang, siapa yang tetap setia, yang menitipkan jejak pada masa.

Untuk perjuangan yang baru saja dimulai,
setiap langkah, sekecil apa pun,
tetap kurayakan dengan senyum.
Bukan karena aku telah tiba,
melainkan karena aku percaya
setiap insan memiliki jalannya sendiri
menuju mimpi yang sedang diperjuangkan.

Penulis: Rahayu Ningsih

0 Komentar

Cari sesuatu di sini

Close